Sebanyak enam puluh orang anggota Kelompok Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diselenggarakan Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kepulauan Seribu.

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Kepulauan Seribu, Sonti Pangaribuan mengatakan, bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pengembangan tempat wisata yang berkelanjutan, serta keterampilan dalam membina kelompok sadar wisata.

"Ini merupakan kegiatan rutin, dengan total peserta sebanyak enam puluh orang perwakilan dari enam kelurahan se-Kabupaten Kepulauan Seribu," ujarnya, Rabu (28/05/2025).

Dalam bimtek ini para peserta dibekali materi Peluang Usaha Outbond oleh Eka Nugraha, Capacity Building oleh Fenny Rumondang, Pengelolaan Sampah di Destinasi Wisata oleh Vera Nofita, dan Pengembangan Destinasi dibawakan oleh Danesta Febianto Nugroho.

Sedangkan materi tentang Pembuatan Paket Perjalanan dibawakan oleh Jongki Adiyasa, Pengembangan Local Wisdom oleh Andre Hutama, Eco Regenerative Travel oleh Andri dan Standarisasi Homestay oleh Edison.

"Melalui kegiatan, diharapkan bimtek ini dapat memberikan wawasan baru yang dapat diterapkan dalam mengelola dan mengembangkan usaha untuk memajukan destinasi wisata Kepulauan Seribu," ucap Sonti.

Sonti menjelaskan, Kepulauan Seribu merupakan salah satu destinasi wisata Jakarta yang luar biasa, dengan keindahan alam bawah lautnya. Selain itu, keunikan kulinernya juga beragam dari masing-masing pulaunya.

"Kami pun terus memperluas promosi destinasi di Kepulauan Seribu. Saya harap, Pokdarwis juga ikut mempromosikan wilayahnya masing-masing melalui gadget maupun lainnya," ungkapnya.

Sementara itu, salah satu peserta, anggota Pokdarwis Kelurahan Pulau Untung Jawa, Lukman (36) mengaku dengan mengikuti bimtek ini dapat menambah pengetahun baru, sekaligus relasi atau teman baru dari berbagai pulau.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat, selain pemberian materi kita juga diberikan games cara mempromosikan wisata. Tentu kami akan menerapkan seluruh materi yang diberikan dan juga mempromosikan Kepulauan Seribu melalui media sosial," pungkasnya.