Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Kepulauan Seribu, melakukan peninjauan lapangan dalam rangka persiapan Mutual Check (MC-0), untuk pekerjaan peningkatan sistem Saluran Pembuangan Air Limbah Domestik Terpadu (SPALDT) di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu Utara, Senin (14/07/2025).

Kegiatan yang berlangsung di wilayah RT 003/RW 005, Kelurahan Pulau Panggang, mencakup zona pelayanan utama pengolahan air limbah di Pulau Pramuka.

Kepala Seksi Air Bersih dan Limbah Sudin SDA Kepulauan Seribu, Rezky Arie Pranata, menjelaskan, Pulau Pramuka saat ini memiliki sistem SPALDT skala permukiman yang telah beroperasi sejak tahun 2012, dengan cakupan lima zona pelayanan dan masing-masing zona memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) tersendiri.

“Zona 1 dan zona 5 memiliki kapasitas terpasang 30 meter kubik/hari, sedangkan zona 2, 3, dan 4 masing-masing 45 meter kubik /hari. Namun, dengan pertumbuhan penduduk, volume limbah domestik juga meningkat signifikan,” ujar Rezky.

Rezky menjelaskan, berdasarkan proyeksi, timbulan air limbah domestik di Pulau Pramuka yang saat ini mencapai 211 meter kubik/hari diperkirakan akan meningkat menjadi 373 meter kubik/hari, sehingga diperlukan peningkatan kapasitas pengolahan IPAL menjadi 400 meter kubik/hari.

“Peningkatan SPALDT Pulau Pramuka ini akan dilengkapi dengan delapan unit tangki pengolahan yang mengusung sistem kombinasi aerob dan anaerob untuk meningkatkan efektivitas pengolahan limbah,” tuturnya.

Tercatat, kegiatan ini turut didampingi oleh berbagai pihak terkait, di antaranya Inspektorat Pembantu Kabupaten Kepulauan Seribu, Kelurahan Pulau Panggang, Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu dan lainnya.