Kabupaten Kepulauan Seribu menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI, yang diselenggarakan di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu Utara, Senin (25/08/2025).
MTQ XXXI tingkat Kabupaten Kepulauan Seribu mengusung tema ‘Dengan MTQ, Kita Wujudkan Generasi Qur'ani yang Berakhlak Karimah untuk Membangun Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu yang Lebih Baik’.
Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an, sekaligus melahirkan qari dan qariah terbaik untuk mewakili Kepulauan Seribu di tingkat Provinsi DKI Jakarta.
Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan menjelaskan, pelaksanaan MTQ bukan sekadar ajang perlombaan tilawah, tetapi juga momentum untuk menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup.
“Kami ingin agar Al-Qur'an tidak hanya dibaca dengan suara merdu, tetapi juga dihayati maknanya, diamalkan dalam perilaku sehari-hari dan dijadikan cahaya penerang kehidupan. Inilah yang akan menjadi tabungan berharga bagi masyarakat kita di Kepulauan Seribu,” ujar Fadjar.
Fadjar juga mengapresiasi kerja keras panitia, dewan hakim, tokoh agama, hingga masyarakat yang terlibat dalam penyelenggaraan MTQ XXXI dan berharap para peserta dapat bertanding dengan semangat tinggi dan menjunjung sportivitas.
“Jangan hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi jadikan MTQ sebagai wadah pembelajaran dan penguatan akhlak. Kemenangan sejati bukan hanya ditentukan oleh piala, melainkan ketika nilai-nilai Al-Qur'an benar-benar mengakar dalam kehidupan kita,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kepulauan Seribu, Ustadz Abdul Hakim mengaku, terdapat enam puluh peserta dari seluruh kelurahan yang mengikuti berbagai cabang lomba, mulai dari tilawah, tahfidz, hingga tartil, baik tingkat anak-anak, remaja, maupun dewasa.
“Membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur'an adalah bagian penting. Namun lebih dari itu, kita ingin memuliakan kalam Allah sekaligus meneguhkan jati diri masyarakat Kepulauan Seribu sebagai umat yang beriman dan berakhlak mulia,” ujar Abdul Hakim.
Hakim menambahkan, tujuan MTQ kali ini tidak hanya menumbuhkan kecintaan membaca Al-Qur'an, tetapi juga mencetak generasi Qur'ani yang mampu menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, MTQ juga menjadi ajang seleksi qari dan qariah terbaik yang akan diproyeksikan untuk mewakili Kepulauan Seribu di tingkat provinsi, bahkan nasional.
“Kami berharap lahir qari dan qariah yang tidak hanya mahir membaca dan memahami, tetapi juga mengamalkan isi Al-Qur'an dalam kehidupan bermasyarakat,” tegas Hakim.