Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Kepulauan Seribu, menanam lima pulih bibit mangrove di sisi utara Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan.
Penanaman dilakukan bersama 22 operator Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD).
Penanaman mangrove tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda monitoring pembangunan tanggul di tiga pulau, yakni Pulau Kelapa, Pulau Tidung, dan Pulau Lancang, yang sudah dilakukan sejak 25 September lalu.
“Tujuan penanaman mangrove ini untuk melestarikan ekosistem pesisir dan memberikan manfaat ekologis, salah satunya menahan abrasi pantai,” ujar Kepala Sudin SDA Kepulauan Seribu, Mustajab, Senin (29/09/2025).
Mustajab mengatakan, sebelum kegiatan penanaman, jajaran Sudin SDA Kepulauan Seribu juga menggelar aksi bersih-bersih lingkungan di sekitar SPALD zona timur Pulau Tidung, tepatnya di samping Polsek Kepulauan Seribu Selatan sebelum melanjutkan monitoring tanggul di Pulau Lancang.
Tercatat bibit mangrove yang ditanam merupakan dukungan dari Sudin Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Kepulauan Seribu.
“Harapan kami, kegiatan penanaman mangrove ini dapat dilakukan secara serentak di seluruh wilayah pesisir. Dengan begitu manfaatnya tidak hanya ekologis, tetapi juga ekonomis dan sosial bagi masyarakat sekitar,” ucap Kasudin KPKP Kepulauan Seribu, Nurliati.