Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan membuka kegiatan Peningkatan Etika dan Budaya Politik dalam Berdemokrasi, yang diselenggarakan di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan, Selasa (30/09/2025).

Kegiatan Peningkatan Etika dan Budaya Politik dalam Berdemokrasi Angkatan ke-II Tahun 2025, turut dihadiri Kepala Kesbangpol Kepulauan Seribu Achmad Yani Rivai Yusuf, tokoh masyarakat, perwakilan partai politik, RT/RW, FKDM serta masyarakat.

Menurut Fadjar, esensi terpenting dari pendidikan politik adalah pendidikan kewarganegaraan untuk mengetahui tugas dan tanggung jawab sebagai warga negara. Lebih luas lagi pendidikan politik adalah pendidikan demokrasi, yaitu pendidikan yang mewujudkan masyarakat demokratis.

"Melalui pendidikan politik diharapkan mampu melahirkan budaya politik yang sehat, beretika dan berbudaya," katanya.

Fadjar menilai, pengetahuan politik berdampak positif bagi generasi muda  tumbuh menjadi warga negara yang aktif, sehingga penting untuk diberi pelajaran tentang demokrasi, yaitu tentang bagaimana pemerintahan bekerja, dan proses politik berjalan di Indonesia.

"Melalui kegiatan ini saya berharap seluruh peserta tidak hanya sekedar tahu saja tentang etika politik, melainkan dapat menjadi anggota masyarakat yang memiliki kesadaran politik agar mampu mengemban tanggung jawab. Hal itu dapat ditunjukkan dengan perubahan sikap dan peningkatan kadar partisipasinya dalam dunia politik," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kepulauan Seribu, Achmad Yani Rivai Yusuf menilai, kegiatan ini dapat meningkatkan kehidupan demokrasi di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu.

"Melalui pertemuan ini ke depan dapat semakin meningkatkan toleransi dan harmonis di wilayah Kepulauan Seribu, khususnya untuk menghindari hoax, ujaran kebencian, fitnah dan persekusi," tambahnya.