Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan merespons adanya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di lingkungan masyarakat.
Langkah cepat yang dilakukan berupa kegiatan PSN massal, fogging dan kerja bakti, yang melibatkan semua unsur terkait, seperti Puskesmas, kader Jumantik, kader PKK, RT/RW dan lainnya.
"Kelurahan Pulau Untung Jawa bersama pihak Puskesmas melakukan berbagai kegiatan untuk menekan angka penyebaran DBD, termasuk melakukan PSN massal selama tiga hari berturut-turut," kata Lurah Pulau Untung Jawa, Sidartawan, Sabtu (04/10/2025).
Sidartawan menjelaskan, pihaknya juga melakukan monitoring kepada setiap warga untuk memantau penderita DBD serta melakukan Penyelidikan Epidemiologi di Pulau Onrust.
"Kita juga mencegah penyebaran dari pekerja yang terkena DBD, namun hasil investigasi ke Pulau Onrust tidak ada penderita di sana dan pihak kelurahan, bekerja sama dengan Sudin Kesehatan Kepulauan Seribu memberikan peningkatan kapasitas keterampilan kader Jumantik," tegasnya.
Sidartawan menjelaskan, berdasarkan komunikasi dengan pihak Puskesmas, penyebaran DBD terjadi diawali dari penderita dari daratan.
"Data Juli 2025 ada pederita DBD tetapi saat ini penderita DBD sudah tidak ada lagi di Pulau Untung Jawa. Namun kami juga tetap melakukan kegiatan sosialisasi tentang DBD kepada masyarakat. Tujuan utama dari kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pencegahan dan pengendalian DBD. Hal ini dilakukan dengan memberikan informasi tentang cara penularan, gejala, serta tindakan pencegahan yang dapat dilakukan, terutama melalui gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan prinsip 3M Plus, serta PSN terus dijalankan setiap hari Selasa dan Jumat," jelasnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Pulau Untung Jawa, Robin mengapresiasi komitmen Kelurahan Pulau Untung Jawa dalam menangani DBD yang terjadi pada bulan Juli lalu.
"Kelurahan Pulau Untung Jawa kerap melakukan kegiatan pencegahan seperti fogging, PSN dan lainnya," ucapnya.
Robin menjelaskan, komitmen Kelurahan Pulau Untung Jawa dalam menangani penderita DBD dirasakan secara langsung, saat anaknya, Dea Ramadani terkenda DBD pada bulan Juli lalu.
"Respons pihak Kelurahan Pulau Untung Jawa sangat cepat dalam membantu kebutuhan masyarakat yang terkena DBD, saya merasakan sendiri," turutnya.