Perhelatan Festival Mancing Pulau Sabira 2025 telah berakhir dengan sukses. Kegiatan yang diikuti oleh 64 peserta ini berlangsung meriah dan lancar berkat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk PT Pertamina Hulu Energi Offshore South East Sumatra (PHE OSES), Kabupaten Kepulauan Seribu dan aparat TNI/Polri.
Tak sekadar ajang wisata dan hiburan, festival ini terbukti membawa dampak nyata bagi perekonomian lokal. Selama kegiatan berlangsung, ada 24 pelaku UMKM membuka stan bazar yang ramai dikunjungi wisatawan, sementara 21 penginapan lokal di Pulau Sabira mencatat peningkatan tingkat hunian yang signifikan. Aktivitas wisata bahari tersebut menunjukkan bagaimana pariwisata berbasis masyarakat mampu menggerakkan roda ekonomi pesisir secara langsung.
Selain memberikan manfaat ekonomi, Festival Mancing Pulau Sabira juga mengedepankan nilai edukatif dan konservatif. Para peserta diajak mengenal lebih dekat upaya pelestarian penyu sisik, spesies langka yang menjadi ikon ekosistem laut Sabira, serta menyaksikan proses perawatan tukik sekaligus ikut serta dalam kegiatan pelepasan tukik ke laut sebagai simbol komitmen menjaga keberlanjutan lingkungan.
Ketua Panitia Festival Mancing Pulau Sabira Tahun 2025, Gunawan, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya kegiatan tersebut dan berharap bisa kembali menyelenggarakan Festival Mancing Pulau Sabira pada tahun depan.
“Kami sangat bersyukur dan bangga karena kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan banyak pihak. Harapannya, Festival Mancing ini dapat menjadi agenda tahunan yang mampu menarik lebih banyak wisatawan dan membawa manfaat ekonomi bagi warga Pulau Sabira,” ujar Gunawan, Rabu (15/10/2025).
Gunawan juga memberikan apresiasi khusus kepada PHE OSES yang telah memberikan dukungan serius sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan sukses.
Sementara itu, Head of Communication Relations & CID PHE OSES, Indra Darmawan menjelaskan, bahwa dukungan PHE OSES dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk turut mengembangkan potensi daerah pesisir secara berkelanjutan.
“Festival Mancing Pulau Sabira tidak hanya menjadi ajang promosi wisata, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan semangat kebersamaan antara masyarakat, Pemerintah dan dunia usaha. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa ekonomi lokal, budaya, dan konservasi dapat berjalan seiring untuk menciptakan keberlanjutan bagi masyarakat pesisir,” jelas Indra.
Dengan semangat kolaborasi yang kuat dari seluruh pihak, Festival Mancing Pulau Sabira diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi ikon wisata bahari tahunan yang membanggakan Kabupaten Kepulauan Seribu.