Sebanyak sepuluh warga Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, mengikuti Pelatihan Gratis Teknisi Komputer yang digelar oleh Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Nakertransgi) Kepulauan Seribu, di RPTRA Tanjung Elang Berseri, Pulau Pramuka.
Kegiatan ini merupakan usulan masyarakat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2025 dan dilaksanakan mulai 15 Oktober hingga 13 November mendatang.
Kepala Seksi Ketenagakerjaan Sudin Nakertransgi Kepulauan Seribu, Titis Sri Hartopo mengatakan, pelatihan ini merupakan angkatan kedua yang difokuskan bagi warga Pulau Pramuka.
“Pelatihan Teknisi Komputer ini diikuti oleh sepuluh warga dari Pulau Pramuka. Sebagian besar adalah pelajar yang baru menyelesaikan pendidikan dan warga yang sedang mencari pekerjaan,” ujar Titis, Kamis (16/10/2025).
Titis menjelaskan, pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi peserta dalam hal keterampilan, pengetahuan, dan sikap kerja agar siap bersaing di dunia kerja.
“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah meningkatkan kualitas keterampilan para pencari kerja. Dengan begitu, mereka lebih mudah mendapatkan pekerjaan dan angka pengangguran di Jakarta bisa menurun,” tambahnya.
Selama pelatihan, peserta akan mendapat materi pengenalan komputer serta praktik langsung seperti merakit komputer, instalasi sistem operasi dan software, troubleshooting, dan jaringan komputer.
“Di akhir kegiatan, peserta akan mengikuti uji kompetensi selama dua hari untuk mendapatkan sertifikat pelatihan dan sertifikasi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) yang bisa mereka gunakan untuk melamar pekerjaan,” jelas Titis.
Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Lurah Pulau Panggang, Muhammad Nuralim, menyampaikan apresiasi kepada Sudin Nakertransgi Kepulauan Seribu atas pelaksanaan pelatihan yang dinilai tepat sasaran.
“Kami berterima kasih karena warga Pulau Panggang mendapat kesempatan mengikuti pelatihan sesuai kebutuhan masyarakat. Saya berpesan agar peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh agar keterampilan yang didapat bisa bermanfaat di kemudian hari,” kata Nuralim.
Menanggapi hal ini, salah satu peserta, Naza (21), warga Pulau Pramuka, mengaku bersyukur bisa lolos mengikuti pelatihan tersebut.
“Alhamdulillah, saya beruntung bisa ikut pelatihan ini karena sesuai dengan minat saya. Semoga dengan tambahan keterampilan dan sertifikat BNSP nanti, saya bisa cepat mendapatkan pekerjaan yang layak,” ujarnya.