Sebanyak empat puluh anggota Saka Yudha Brama Jaya dari SMA Negeri 69 Jakarta dan MAN 1 Kampus B Pulau Harapan mengikuti kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, di SMA Negeri 69 Jakarta, Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu Utara.
Pelatihan ini ditujukan bagi anggota Pramuka Penegak dan Pandega, calon anggota Rintisan Saka Yudha Brama Jaya Tingkat Cabang Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu.
Kepala Sektor 7 Kepulauan Seribu Utara Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Aris mengatakan, pelaksana kegiatan terdiri dari Satgas Pulau Panggang, Pulau Harapan, Pulau Kelapa, serta Korlap Kompi A, B, dan C, bersama anggota jaga Group B dan C.
“Pelatihan ini bukan hanya formalitas, tetapi upaya membentuk karakter tangguh dan sigap pada generasi muda kita. Anggota Saka Yudha Brama Jaya harus mampu menjadi contoh kesiapsiagaan, baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal. Kami ingin mereka memahami bahwa penanggulangan kebakaran adalah ilmu dasar penyelamatan yang bisa menolong diri sendiri dan orang lain.” ujar Aris, Kamis (20/11/2025).
Adapun materi pelatihan meliputi pengenalan bahaya kebakaran, teknik pemadaman dasar, penggunaan APAR, hingga tata cara penyelamatan diri saat keadaan darurat. Kegiatan dibimbing oleh koordinator lapangan Hadi, Rudi Sujarwanto, dan Budi Santoso, serta dipantau langsung Perwira Piket Sumarno
“Kami berharap kegiatan ini memperkuat kesiapsiagaan generasi muda Kepulauan Seribu serta menumbuhkan calon relawan yang terlatih dalam penanggulangan kebakaran dan penyelamatan di lingkungan masyarakat.” kata Aris.
Sementara itu, salah satu peserta, Riani Dwi Jayanti (16) dari SMA Negeri 69 Jakarta, mengaku senang bisa berlatih langsung bersama petugas profesional.
“Biasanya kami hanya tahu teori dari buku. Di sini kami bisa mencoba langsung cara memadamkan api dan bagaimana menyelamatkan diri. Seru dan sangat bermanfaat,” ujarnya.