Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Kepulauan Seribu, menuntaskan pembangunan Pintu Air pasang surut sebanyak tiga titik di Pulau Sabira, Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.

Pembangunan ini bertujuan mencegah masuknya air laut ke daratan saat terjadi pasang tinggi.

Kepala Sudin SDA Kepulauan Seribu, Mustajab mengatakan, pembangunan pintu air tersebut merupakan tindak lanjut atas permintaan warga Pulau Sabira yang kerap terdampak air laut akibat celah pada tanggul saat pasang tinggi.

"Ada tiga pintu air yang dibangun, di sisi barat Pulau Sabira RT 02/03, sisi barat daya RT 01/03, serta sisi barat laut Pulau Sabira RT 03/03," katanya, Senin (15/12/2025).

Mustajab menjelaskan, masing-masing pintu air memiliki ukuran 1x12 meter dengan jumlah satu pintu. Pembangunan ini dikerjakan oleh pihak ketiga selama 45 hari, dimulai dari Oktober hingga awal Desember 2025.

"Semoga pembangunan ini dapat memberikan perlindungan jangka panjang bagi Pulau Sabira, serta meningkatkan kenyamanan dan keamanan warga dari dampak pasang laut," terangnya.

Mustajab menambahkan, selain berfungsi sebagai pintu air pasang surut, fasilitas tersebut juga berperan sebagai sarana sirkulasi air di area belakang tanggul. Hal ini penting untuk menjaga ekosistem mangrove yang telah ditanam sebagai sabuk hijau pulau.

“Dengan adanya pintu air ini, sirkulasi air di belakang tanggul tetap berjalan sehingga kawasan mangrove dapat tumbuh dengan baik dan berfungsi sebagai pelindung alami pulau,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang warga RW 03 Pulau Sabira, Hamdani, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah terutama Sudin SDA Kepulauan Seribu atas pembangunan pintu air yang dinilai sangat dibutuhkan warga.

“Kami mengapresiasi dan berterima kasih, karena pintu air ini sangat membantu warga, terutama saat pasang tinggi karena dapat mencegah air laut masuk ke permukiman,” pungkasnya.