Sebanyak empat puluh personel gabungan memangkas pohon di wilayah Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.
Kegiatan yang melibatkan Sudin Perhubungan Kepulauan Seribu, Sudin Gulkarmat Kepulauan Seribu dan PPSU, sebagai langkah antisipasi menghadapi musim hujan dan angin kencang yang berpotensi menyebabkan pohon patah atau roboh.
Lurah Pulau Untung Jawa, Muslim mengatakan, kegiatan dilakukan sebelum terjadi musibah dan upaya menjaga keselamatan lingkungan.
“Kami langsung merespons kondisi di lapangan dengan melakukan penopingan pohon. Saat musim hujan dan angin kencang, pohon-pohon besar yang sudah rapuh atau terlalu rimbun berisiko patah atau roboh. Ini langkah pencegahan agar tidak terjadi musibah di wilayah Pulau Untung Jawa,” kata Muslim, Senin (12/01/2026).
Muslim juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan ikut berperan aktif dalam menjaga keselamatan lingkungan, terutama dengan melaporkan pohon-pohon besar yang dinilai berisiko.
“Kami mengajak warga untuk bersama-sama memonitor kondisi pohon besar di lingkungannya. Lebih baik kita lakukan penanganan sejak dini agar tidak membahayakan keselamatan warga,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mitigasi bencana yang terus dilakukan Kelurahan Pulau Untung Jawa, guna menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Sedikitnya ada lima pohon besar dipangkas di sekitar Jalan Bougenvil yang dinilai rawan membahayakan pengguna jalan dan warga sekitar,” tambah Muslim.
Sementara itu, salah seorang warga setempat, Mahyar (56), mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan pihak kelurahan bersama petugas gabungan.
“Musim hujan sekarang sering disertai angin kencang. Penopingan ini sangat bermanfaat untuk kami sebagai warga, apalagi di jalan yang sering dilalui. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan,” tandasnya.