Kelurahan Pulau Panggang menggelar Sosialisasi Rembuk RW, sebagai bagian dari tahapan awal menjelang Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan.

Lurah Pulau Pangang, Jamaluddin menegaskan pentingnya peran RT dan RW sebagai ujung tombak dalam menjaring dan mengawal aspirasi masyarakat, agar usulan pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga.

“Saya meminta seluruh RT dan RW proaktif dalam mengawal serta mengawasi setiap program yang diusulkan melalui Musrenbang. Pastikan usulan tersebut benar-benar menjadi solusi atas permasalahan dan kebutuhan masyarakat,” ujar Jamaluddin, Selasa (13/01/2026).

Jamaluddin menjelaskan, sinergi antara pengurus wilayah dan aparat keamanan harus terus diperkuat untuk menjaga stabilitas dan keamanan wilayah.

“Kami terus bersinergi dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Satpol PP untuk memastikan wilayah tetap kondusif. Jika ada potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, segera laporkan melalui jalur koordinasi yang sudah ada,” jelasnya.

Jamaluddin mengimbau para pengurus RT dan RW untuk aktif melaporkan potensi bahaya lingkungan, khususnya terkait pohon rawan tumbang.

“Apabila terdapat pohon yang sekiranya berbahaya dan berpotensi tumbang, RT dan RW dapat segera melaporkan ke kelurahan untuk ditindaklanjuti,” tambah Jamaluddin.

Sementara itu, salah satu pendamping Rembuk RW, Mufasil, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini penting untuk menyamakan pemahaman seluruh pemangku kepentingan sebelum memasuki tahapan Rembug RW dan Musrenbang.

“Melalui sosialisasi ini, diharapkan RT dan RW memahami mekanisme serta prioritas usulan, sehingga hasil Rembug RW nantinya lebih terarah, realistis, dan tepat sasaran,” ujar Mufasil.