Sebanyak 24 peserta yang terdiri dari pelaku UMKM, dan kader Tim Penggerak PKK Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, mengikuti lomba memasak olahan produk ikan.

Kegiatan yang digelar oleh Tim Penggerak PKK Kelurahan Pulau Harapan ini merupakan bagian dari Program Seribu Asa yang diinisiasi PHE OSES, sebagai upaya pemberdayaan dan peningkatan pendapatan keluarga masyarakat pulau.

Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Pulau Harapan, Hikmah mengatakan, lomba masak ini diawali dengan pelatihan keterampilan pengolahan makanan berbahan dasar ikan, khususnya ikan tongkol, sebelum peserta mengikuti kompetisi.

“Peserta terlebih dahulu diberikan pelatihan, kemudian di akhir kegiatan dilakukan lomba memasak. Tujuannya agar pelaku UMKM mampu berinovasi dan menghasilkan produk jajanan sehat yang lebih kekinian serta memiliki nilai jual,” ujar Hikmah, Selasa (03/02/2026).

Hikmah menjelaskan, dalam kompetisi tersebut para peserta mengolah ikan tongkol menjadi berbagai produk makanan, seperti kroket dan aneka jajanan sehat lainnya. Sebanyak 24 peserta dibagi menjadi tiga kelompok dan seluruh kelompok mendapatkan apresiasi sebagai juara, peringkat kedua dan peringkat ketiga.

“Untuk memberikan motivasi, semua kelompok mendapatkan penghargaan. Juara memperoleh sertifikat dan paket cookware sebagai bentuk apresiasi,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu peserta lomba, Samiya (48) mengaku senang bisa mengikuti kegiatan tersebut, dengan membuat inovasi pempek dan kroket premium berbahan ikan tongkol.

“Alhamdulillah, dari pelatihan ini kami dapat banyak ilmu baru, mulai dari pengolahan hingga penyajian produk agar terlihat lebih menarik dan bernilai jual lebih tinggi,” kata Samiya.

Lomba ini sendiri bagian dari komitmen PHE OSES melalui Program Seribu Asa yang selama ini melibatkan pelaku usaha di Kelurahan Pulau Harapan dalam meningkatkan gizi masyarakat.

Perwakilan PHE OSES, Alfiani Prahasta, menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan UMKM di wilayah Kepulauan Seribu melalui Program Seribu Asa.

“Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong pelaku UMKM untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, serta membuka peluang usaha yang berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan pendapatan keluarga,” tandas Alfiani.

Alfiani berharap, kegiatan ini dapat mengembangkan produk olahan ikan lokal menjadi unggulan daerah yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.