Forum Kelurahan Pulau Harapan, Musrenbang Kecamatan Kepulauan Seribu Utara membahas lima belas usulan warga.
Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid dari Kantor Kelurahan Pulau Harapan, Kamis (05/02/2026).
Camat Kepulauan Seribu Utara, Yulihardi, menegaskan Musrenbang merupakan forum strategis untuk menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan program Pemerintah.
“Musrenbang ini adalah wadah pertemuan antara Pemerintah dan masyarakat, untuk menentukan arah pembangunan. Kita ingin tahu kebutuhan warga Kelurahan Pulau Harapan, agar bisa diakomodasi sesuai kewenangan, baik oleh Pemerintah Daerah, Pusat, maupun melalui kolaborasi dengan swasta,” ungkapnya.
Yulihardi juga menyoroti banyaknya usulan perbaikan jalan, khususnya jalan lingkar Kelurahan Pulau Harapan yang kondisinya bergelombang dan rusak.
“Pulau Harapan adalah wilayah wisata. Jalan yang rusak tentu akan berdampak pada kenyamanan dan citra daerah. Ini menjadi perhatian bersama agar ke depan dapat ditangani dengan baik,” tandasnya.
Yulihardi berharap, seluruh usulan yang disampaikan dapat menjadi bahan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Pulau Harapan.
Sementara itu, Lurah Pulau Harapan, Muhammad Nuralim, menjelaskan Musrenbang membahas lima belas usulan warga.
“Pada Musrenbang Kelurahan Pulau Harapan terdapat lima belas usulan yang disampaikan dari tiga RW. Usulan tersebut mencakup kebutuhan infrastruktur, pendidikan, permukiman, hingga sarana pendukung pariwisata,” ujar Nuralim.
Nuralim merinci, sejumlah usulan krusial di antaranya pembangunan docking kapal karena belum tersedianya fasilitas sandar kapal di Pulau Harapan, pembuatan kanopi sepanjang dermaga utama, pemisahan kolam sandar kapal nelayan dan kapal bongkar muat, serta pembangunan kolam labuh baru bagi nelayan.
“Selain itu juga diusulkan rehabilitasi total SDN 01 Pulau Harapan dan SDN 02 Pulau Sabira karena kondisi gedung yang sudah tidak layak, penataan ulang pujasera, perluasan wilayah permukiman, serta penguatan pembinaan UMKM yang belum terkoordinasi secara optimal,” jelasnya.
Sementara itu, Anggota Dewan Kabupaten Kepulauan Seribu Utara, Sahdan, menilai Pulau Harapan memiliki potensi besar, khususnya di sektor pariwisata dan pengembangan sumber daya manusia.
“Pulau Harapan ini luar biasa potensinya. Apa yang diusulkan oleh RT, RW, dan tokoh masyarakat saya rasa semuanya demi kebaikan Pulau Harapan. Kita ingin pulau ini menjadi lebih baik dan lebih menarik bagi wisatawan,” katanya.