Unit Pengelola Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (UPPMPTSP) Kabupaten Kepulauan Seribu, melakukan kegiatan program Pelayanan Terpadu Keliling (Peduli).
Program ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memudahkan akses administrasi dan perizinan bagi masyarakat kepulauan.
Kepala UPPMPTSP Kepulauan Seribu, Jhonson Simanjuntak mengatakan, layanan jemput bola tersebut tetap digelar karena tingginya kebutuhan dan antusiasme masyarakat terhadap pelayanan yang mudah dijangkau.
“Layanan jemput bola ini terus kami lanjutkan karena kebutuhan masyarakat masih tinggi. Kehadiran layanan langsung di tengah warga terbukti sangat dibutuhkan,” ujarnya, Senin (09/02/2026).
Jhonson menjelaskan, layanan Peduli melibatkan berbagai instansi terkait untuk memberikan kemudahan pelayanan, khususnya bagi warga kepulauan yang memiliki keterbatasan akses dan jarak menuju kantor pelayanan.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan seluruh warga Kepulauan Seribu mendapatkan pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan tanpa harus menempuh perjalanan jauh,” jelasnya.
Menurut Jhonson, sepanjang tahun 2025 lalu, layanan Peduli telah dilaksanakan sebanyak enam belas kali pada periode Mei hingga November, dengan total 1.089 pemohon yang terlayani untuk berbagai jenis perizinan maupun nonperizinan.
“Pelaksanaan layanan Peduli pada 2026 direncanakan dimulai setelah bulan Ramadan agar pelaksanaan lebih efektif dan efisien. Harapannya, kualitas pelayanan publik semakin meningkat serta mampu mendorong kemudahan berusaha dan tertib administrasi di tengah masyarakat,” katanya.
Jhonson berharap, masyarakat untuk memanfaatkan layanan Peduli secara optimal dengan menyiapkan seluruh dokumen persyaratan yang dibutuhkan.
“Kami mengajak masyarakat untuk aktif mencari informasi jadwal layanan Peduli. UPPMPTSP siap hadir dan melayani warga dengan sepenuh hati,” tuturnya.
Sementara itu, salah satu warga Pulau Sabira, Akbar (47), mengaku program Peduli sangat membantu masyarakat kepulauan, khususnya warga pulau terluar.
“Program ini sangat membantu kami. Kami tidak perlu lagi jauh-jauh ke daratan untuk mengurus perizinan. Semoga ke depan frekuensinya bisa ditambah,” pungkasnya.