Pusat Budidaya dan Konservasi Laut (PBKL) Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta menargetkan pendistribusian sebanyak 200.000 benih ikan konsumsi, kepada kelompok pembudidaya pada tahun 2026.
Program ini menjadi bagian dari upaya penguatan ekonomi masyarakat pesisir sekaligus mendukung ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal.
Kepala UPT PBKL Dinas KPKP DKI Jakarta, Andi Dala Jemma menjelaskan, bantuan benih ikan merupakan salah satu strategi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan.
“Melalui budidaya ikan, masyarakat tidak hanya mendapatkan sumber pangan yang berkelanjutan, tetapi juga memiliki alternatif penghasilan ketika aktivitas melaut terkendala kondisi cuaca,” ujarnya, Selasa (10/02/2026).
Dala menjelaskan, sepanjang tahun 2025 PBKL telah menyalurkan sebanyak 143.575 ekor benih ikan konsumsi kepada 77 kelompok penerima. Kelompok tersebut terdiri dari Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan), Unit Pembenihan Rakyat (UPR), serta sekolah, termasuk yang berada di wilayah Kepulauan Seribu.
“Insyaallah, target kami tahun ini mencapai 200 ribu ekor benih ikan konsumsi. Pada awal Februari ini, kami juga telah mendistribusikan 1.000 ekor benih ikan bawal berukuran 7–8 sentimeter kepada Kelompok Sea Farming di Pulau Panggang,” jelasnya.
Menurut Dala, pendistribusian benih ikan diharapkan mampu meningkatkan produksi ikan konsumsi di Kepulauan Seribu sehingga dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan.
“Benih yang diberikan diharapkan dapat dibudidayakan secara optimal, baik untuk konsumsi keluarga maupun sebagai sumber ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan Kelompok Sea Farming Pulau Panggang, Ali (51), mengapresiasi dukungan yang diberikan PBKL Dinas KPKP DKI Jakarta. Ia menilai bantuan benih ikan tersebut sangat membantu dalam pengembangan usaha budidaya yang dijalankan kelompoknya.
“Program ini sangat bermanfaat bagi kami. Semoga ke depan dapat terus berlanjut dan semakin banyak kelompok yang merasakan manfaatnya,” pungkasnya.