Potensi budidaya rumput laut telah dikenal lama di wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu, bahkan menjadi harta karun yang telah lama dikembangkan.

Melihat hal tersebut, PT Pertamina Hulu Energi OSES (PHE OSES) bersama Sudin KPKP Kepulauan Seribu melakukan kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Pemberian Bantuan Bibit Rumput Laut, yang melibatkan perwakilan dari tujuh kelompok pembudidaya rumput laut di Kelurahan Pulau Panggang.

Kegiatan dirancang sebagai forum diskusi terarah melalui diskusi kelompok (FGD) sekaligus penyerahan bantuan 1,8 ton bibit unggul dan tali biang, sebagai langkah awal penguatan kembali sektor budidaya rumput laut di Kelurahan Pulau Panggang.

Seperti diketahui, rumput laut merupakan salah satu komoditas unggulan wilayah pesisir yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan permintaan pasar yang terus meningkat, baik untuk kebutuhan pangan, kosmetik, maupun farmasi. Selain bernilai ekonomi, rumput laut juga memiliki manfaat ekologis karena berperan dalam menyerap karbon dan menjaga kualitas ekosistem laut.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir pembudidaya rumput laut di Kelurahan Pulau Panggang menghadapi sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan bibit berkualitas, minim sarana pendukung budidaya, keterbatasan pengetahuan teknis, serta pengelolaan pascapanen dan akses pasar yang belum optimal.

PHE OSES melalui Program Palugada menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas kelompok. Para peserta berdiskusi langsung dengan pendamping teknis dan ahli budidaya mengenai metode penanaman yang tepat, perawatan rumput laut, hingga strategi pengembangan usaha budidaya yang berkelanjutan. Pada kesempatan yang sama, kelompok pembudidaya menerima bantuan bibit rumput laut jenis cottonii sp. merah yang didatangkan dari Pulau Pari.

Salah satu pembudidaya rumput laut, Soleh (42), mengaku bantuan bibit tersebut menjadi penyemangat bagi kelompoknya untuk kembali aktif.

"Terima kasih kami ucapkan kepada PHE OSES atas bantuan bibit rumput laut yang sangat bermanfaat bagi kami. Dengan bantuan ini, kami dapat aktif kembali dalam kegiatan pembibitan rumput laut. Semoga selalu menjadi berkah bagi kami dan juga PHE OSES,” ujarnya, Jumat (20/02/2026).

Sementara itu, Kepala Seksi Kelautan dan Perikanan Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Gama Eka Anantha menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PHE OSES kepada kelompok pembudidaya.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada PHE OSES atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan. Kami berharap kegiatan budidaya rumput laut ini dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan, sehingga potensi yang sebelumnya telah berkembang dapat kembali dioptimalkan," katanya.

Menanggapi hal ini, Head of Communication Relations dan CID PHE OSES, Indra Darmawan menegaskan, Program Palugada merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong penguatan potensi lokal dan pembangunan ekonomi masyarakat pesisir yang berkelanjutan.

“Melalui Program Palugada, PHE OSES berupaya memperkuat potensi ekonomi lokal yang telah dimiliki masyarakat. Rumput laut merupakan komoditas yang menjanjikan sekaligus ramah lingkungan. Kami berharap melalui pendampingan, sosialisasi teknis, dan bantuan bibit unggul, kelompok pembudidaya di Kelurahan Pulau Panggang dapat berkembang secara mandiri, produktif, dan berkelanjutan," tambahnya.

Melalui kolaborasi ini, PHE OSES berharap budidaya rumput laut tidak hanya menjadi sumber peningkatan ekonomi masyarakat pesisir, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga ketahanan lingkungan serta mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah Kepulauan Seribu.