RPTRA Amiterdam di Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, menghadirkan beragam kegiatan edukatif dan rekreatif bagi anak-anak selama bulan Ramadan.
Pengelola RPTRA Amiterdam, Miftahul Fausta mengatakan, kegiatan tersebut terselenggara melalui kolaborasi dengan Seksi Perpustakaan dan Kearsipan (Pusip) UKT 1 Kepulauan Seribu. Tujuannya untuk mengisi waktu luang anak dengan aktivitas positif dan bermanfaat.
“Selama Ramadan, kami ingin memastikan anak-anak tetap aktif dengan kegiatan yang edukatif dan menyenangkan. Mereka mulai berdatangan ke RPTRA sejak pukul 16.00 WIB,” ujarnya, Selasa (24/02/2026).
Miftahul menjelaskan, melalui kerja sama tersebut, RPTRA Amiterdam mengadakan kegiatan membaca, mewarnai, serta permainan tradisional dan modern yang sarat nilai pendidikan. Kegiatan diikuti balita usia 3–5 tahun, anak-anak 6–12 tahun, hingga remaja 13–17 tahun.
“Alhamdulillah, selama Ramadan terjadi peningkatan jumlah peserta. Biasanya sekitar 20 anak, kini bisa lebih dari 50 anak,” tambahnya.
Miftahul berharap, kegiatan ini mampu meningkatkan minat baca dan kreativitas anak melalui literasi dan aktivitas seni, sekaligus melestarikan permainan tradisional serta mengenalkan permainan modern yang edukatif. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah membangun kebersamaan dan karakter anak sejak dini.
“RPTRA bukan sekadar ruang bermain, tetapi ruang tumbuh kembang anak. Kami ingin suasana Ramadhan tetap hidup dengan kegiatan yang mempererat kebersamaan dan membangun karakter positif,” jelasnya.
Sementara itu, Lurah Pulau Untung Jawa, Muslim mengapresiasi inisiatif pengelola RPTRA yang menghadirkan kegiatan positif bagi anak-anak selama bulan suci.
“Kami mendukung penuh kegiatan ini karena sejalan dengan upaya membentuk karakter anak sejak dini. RPTRA harus menjadi ruang aman, nyaman dan produktif bagi anak-anak, terlebih di bulan Ramadan yang penuh berkah,” katanya.
Muslim berharap, kolaborasi antara pengelola RPTRA dengan berbagai pihak dapat terus ditingkatkan agar program pembinaan anak dan remaja di wilayahnya semakin optimal.