Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Kabupaten Kepulauan Seribu, melakukan penyambungan jalan tanggul sisi selatan Pulau Harapan, Kepulauan Seribu Utara.

Kegiatan yang dimulai sejak 23 Februari hingga 5 Maret 2026 ini dikerjakan menggunakan konstruksi cor beton, dengan melibatkan sepuluh personel. Pekerjaan meliputi lanjutan pengecoran lantai jalan tanggul sepanjang 7 meter, lebar 5 meter dan tinggi 20 sentimeter.

Kepala Seksi Pantai Sudin SDA Kepulauan Seribu, Wahyu Maulana mengatakan, penyambungan jalan tanggul ini bertujuan memperkuat struktur pelindung pesisir sekaligus meningkatkan kenyamanan akses warga.

“Penyambungan jalan tanggul sisi selatan ini penting untuk menjaga kesinambungan struktur. Selain sebagai akses warga, tanggul juga berfungsi sebagai pelindung dari limpasan air laut saat pasang,” ujarnya, Kamis (05/03/2026)

Wahyu menjelaskan, dalam kegiatan tersebut dilakukan juga perapian dan penambahan lantai tanggul sepanjng 2 meter, dengan lebar 3 meter dan ketebalan bervariasi antara 5-25 sentimeter.

“Petugas juga memperbaiki satu titik bak kontrol saluran air berukuran panjang 53 sentimeter dan lebar 43 sentimeter guna memastikan sistem drainase berjalan optimal. Tahap finishing turut dilakukan berupa perapian railing tanggul. Selanjutnya, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pengecatan lantai dan railing agar tampak lebih rapi serta tahan terhadap cuaca,” tuturnya.

Wahyu berharap, infrastruktur tanggul di Pulau Harapan semakin kokoh, tertata, dan mampu memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat pesisir.

Sementara itu, Lurah Pulau Harapan, Muhammad Nuralim, mengapresiasi dukungan Sudin SDA Kepulauan Seribu yang terus melakukan peningkatan infrastruktur di wilayahnya.

“Kami menyambut baik kegiatan ini karena sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dengan kondisi tanggul yang semakin baik dan rapi, warga merasa lebih aman dan nyaman dalam beraktivitas,” katanya.

Menanggapi hal ini, salah seorang warga RT 004/01, Rahmat (42), mengaku senang dengan adanya penyambungan dan perapian jalan tanggul tersebut.

“Sekarang jalannya sudah tersambung dan lebih kuat. Railing juga dirapikan, jadi lebih aman untuk anak-anak dan lansia yang melintas. Kami berharap perawatannya terus berlanjut,” tandasnya.