Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, mengintensifkan patroli wilayah selama bulan Ramadan 1447 Hijriah, untuk menjaga ketentraman dan ketertiban umum di lingkungan masyarakat.
Patroli yang dilaksanakan malam hari tersebut diawali dengan piket posko di depan Kantor Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, kemudian dilanjutkan dengan patroli di Jalan Lingkar Selatan Pulau Kelapa.
Kepala Satpol PP Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Edi Syahrudi mengatakan, patroli dilakukan sebagai tindak lanjut aduan warga terkait aktivitas anak-anak yang menyalakan petasan.
“Kami menerima aduan warga secara lisan terkait anak-anak yang menyalakan petasan. Petugas langsung memberikan imbauan dan peringatan, agar tidak menyalakan petasan sembarangan karena dapat mengganggu warga serta berpotensi menimbulkan bahaya,” ujarnya, Sabtu (07/03/2026).
Edi menjelaskan, selain memberikan peringatan, petugas juga mengingatkan para remaja yang berkumpul agar tidak melakukan kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban selama Ramadan.
“Kami juga mengimbau para remaja agar tidak mengikuti kegiatan Sahur On The Road karena berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban dan keselamatan,” jelasnya.
Edi menilai, patroli tersebut melibatkan personel Satpol PP Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Satpol PP Kelurahan Pulau Kelapa, Pamdal Kecamatan, serta Satlinmas.
“Dari hasil patroli di sejumlah titik rawan, tidak ditemukan adanya pelanggaran ketentraman dan ketertiban umum. Situasi wilayah Pulau Kelapa terpantau aman dan kondusif,” ungkapnya.
Sementara itu, Lurah Pulau Kelapa, Muhammad Adriansyah mengapresiasi kegiatan patroli yang dilakukan Satpol PP bersama unsur wilayah dalam menjaga kenyamanan masyarakat selama Ramadan.
“Kami mengapresiasi patroli yang dilakukan Satpol PP bersama unsur wilayah. Kegiatan ini penting untuk menjaga ketertiban serta kenyamanan warga dalam menjalankan ibadah selama bulan Ramadan,” katanya.
Adriansyah juga mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, agar turut mengawasi aktivitas anak-anak di lingkungan masing-masing.
“Kami mengajak para orang tua untuk mengingatkan anak-anak agar tidak bermain petasan maupun mengikuti kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban lingkungan,” tandasnya.