Wilayah Kepulauan Seribu masih menjadi destinasi favorit masyarakat untuk mengisi libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Hingga hari kedua Lebaran, sebanyak 10.866 wisatawan berkunjung ke pulau-pulau permukiman maupun resort di wilayah tersebut.

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kepulauan Seribu, Sonti Pangaribuan mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan mengalami peningkatan signifikan, pada 21 Maret sebanyak 3.123 wisatawan, kemudian melonjak menjadi 7.743 wisatawan pada 22 Maret.

“Momentum libur Lebaran ini selalu dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata bersama keluarga. Kami memprediksi jumlah wisatawan masih akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan,” ujarnya, Senin (23/03/2026).

Sonti menjelaskan, para wisatawan tersebut datang melalui sejumlah pintu masuk utama, di antaranya Dermaga Baywalk Mall, Dermaga Muara Angke dan Dermaga Tanjung Pasir.

"Pulau-pulau permukiman masih menjadi lokasi favorit wisatawan, seperti Pulau Pari, Pulau Tidung, Pulau Pramuka, hingga Pulau Untung Jawa. Kami terus mengimbau para pengunjung untuk selalu menjaga kebersihan dan keamanan selama berada di kawasan wisata. Peran aktif pengunjung sangat penting dalam menjaga kenyamanan destinasi,” tuturnya.

Sonti menambahkan, meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat setempat. Pihaknya pun berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dan pembaruan agar destinasi wisata kebanggaan Jakarta ini semakin berkembang.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk menikmati keindahan alam Kepulauan Seribu sambil tetap menjaga kelestarian kawasan wisata ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kepulauan Seribu Utara, Edi Syahrudi, memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kecamatan Kepulauan Seribu Utara selama libur Lebaran tetap terkendali.

“Dalam beberapa hari terakhir tidak terdapat laporan kejadian menonjol maupun gangguan Kamtibmas. Seluruh aktivitas masyarakat dan wisatawan berjalan lancar,” jelasnya.

Edi mengaku, pengamanan di setiap Pos Pengamanan (Pospam) melibatkan 36 personel gabungan dari berbagai instansi, seperti Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, pemadam kebakaran, BPBD, hingga unsur Pramuka dan aparat kelurahan.

“Dengan sinergi antar instansi dan kesadaran masyarakat, diharapkan suasana libur Lebaran di Kepulauan Seribu dapat berlangsung lancar serta memberikan pengalaman wisata yang aman dan menyenangkan bagi para pengunjung,” tandasnya.