Camat Kepulauan Seribu Selatan, Muhammad Nur, mengapresiasi perhatian dan dukungan yang diberikan Paguyuban Kematian Pulau Tidung (PKPT) dalam membantu kebutuhan masyarakat.
Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Halalbihalal PKPT yang digelar di Gedung Dinas Perhubungan Pulau Tidung, Kamis (26/03/2026).
Menurut Nur, keberadaan PKPT sangat dirasakan manfaatnya oleh warga, terutama ketika ada keluarga yang mengalami musibah kematian. Ia menilai paguyuban tersebut mampu meringankan beban masyarakat melalui sistem iuran rutin.
“Keberadaan PKPT ini sangat membantu warga di wilayah Kelurahan Pulau Tidung, apabila ada keluarga yang meninggal,” ujar Nur.
Ia menjelaskan, melalui iuran bulanan, warga berhak mendapatkan berbagai layanan yang disediakan PKPT. Layanan tersebut meliputi proses pemandian jenazah hingga pembiayaan kegiatan tahlilan selama tujuh malam.
“Pelayanan dari PKPT seperti pemandian mayat sampai biaya tahlilan tujuh malam. Paguyuban Kematian ini hanya ada di Pulau Tidung dan sudah berlangsung selama sepuluh tahun. Setiap warga yang meninggal, PKPT mengeluarkan biaya sekitar Rp 5 juta, tentunya ini sangat membantu warga,” jelas Nur.
Nur berharap keberadaan PKPT dapat terus dipertahankan dan menjadi contoh bagi wilayah lain dalam membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat.