Kabupaten Kepulauan Seribu mengikuti kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2027 secara hybrid dari Gedung Mitra Praja, Jakarta, Kamis (02/04/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Balai Kota Provinsi DKI Jakarta, dibuka secara langsung  Sekda DKI Jakarta, Uus Kuswanto dan diikuti  lima wilayah kota administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu.

Khusus kegiatan di tingkat Kabupaten Kepulauan Seribu, turut  dihadiri langsung Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Aceng Zaeni, Sekkab Kepulauan Seribu, Tri Indrawan, Kepala Subanppeda Kepulauan Seribu, Achmad Ichsan Tasik, Anggota DPRD, Forkopimkab, Dewan Kabupaten serta SKPD/UKPD terkait.

Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan menjelaskan, Kepulauan Seribu memiliki potensi wilayah yang besar, namun sedang berhadapan dengan tiga tantangan utama, yaitu Air Bersih, Transportasi Laut dan Ketahanan Energi.

“Kebutuhan air bersih sangat mendesak, karena kapasitas produksi masih sangat terbatas dan belum mampu mengimbangi tingginya volume kebutuhan harian penduduk. Untuk transportasi laut, masih terkendala sistem rute transportasi laut dan kualitas layanan yang belum optimal. Kita butuh konektivitas yang lebih modern dan saling terintegrasi antar pulau. Sedangkan ketahanan energi, jaringan listrik kita masih bersifat single track serta sangat bergantung pada jaringan kabel bawah laut yang retan terjadi gangguan, selain itu pasokan BBM kita masih mengandalkan suplai dari darat,” kata Fadjar.

Fadjar mengaku, nantinya akan dilakukan beberapa inovasi pada tahun 2027, untuk bisa menyelesaikan tiga tantangan utama tersebut.

“Melalui Musrenbang ini, kami mendorong beberapa usulan prioritas untuk segera ditindaklanjuti dengan dukungan Pemerintah Provinsi. Untuk Dinas Sumber Daya Air, kami mendorong pembangunan sistem penyediaan air bersih secara menyeluruh pada masing-masing pulau yang mengarah pada konsep One Island One System. Kami juga mengusulkan peningkatan layanan transportasi laut kepada Dinas Perhubungan, dengan pembuatan rute berbentuk koridor dan feeder seperti di darat serta penyusunan payung hukum yang mengakomodir rute transportasi laut di Kepulauan Seribu. Sedangkan kebutuhan, transmigrasi dan energi, kami mendorong pengembangan Energi Baru dan Terbarukan melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya serta pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Kapal, kepada Dinas Tenaga Kerja,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Subanppeda Kepulauan Seribu, Achmad Ichsan Tasik menjelaskan, dalam Musrenbang tingkat Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu tahun 2027, telah mengakomodir total 118 usulan masyarakat, dengan rincian 31 usulan akan diakomodir pada tahun 2026, 63 usulan akan diakomodir pda Renja PD/UKPD tahun 2027, dan 24 usulan belum dapat diakomodir.

“Kita menyelenggarakan Musrenbang RKPD Provinsi DKI Jakarta Tahun 2027 tingkat Kabupaten Kepulauan Seribu. Musrenbang ini dilakukan sidang pleno dan sidang kelompok dengan masing-masing bidang, yang melibatkan setiap SKPD/UKPD terkait berdasarkan usulan yang sudah diterima,” kata Achmad Ichsan Tasik.

Menanggapi hal ini, Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta, Neneng Hasanah menyambut positif langkah-langkah yang dilakukan Kabupaten Kepulauan Seribu, khususnya dalam menyelesaikan masalah Air Bersih, Transportasi Laut dan Ketahanan Energi.

“Kami mendukung langkah yang akan dilakukan Kabupaten Kepulauan Seribu dalam menyelesaikan masalah Air Bersih, Transportasi Laut dan Ketahanan Energi. Kami akan mendorong agar penyelesaian ini bisa segera terwujud,” tambahnya.