Kabupaten Kepulauan Seribu melalui Suku Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Subanppeda) terus mematangkan perencanaan pembangunan wilayah.
Langkah ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Sidang Kelompok Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Bidang Pemerintahan dan Perekonomian yang berlangsung di Gedung Mitra Praja, Jakarta, Senin (06/04/2026).
Sidang dibagi menjadi dua fokus utama guna memastikan pembahasan berjalan lebih spesifik dan efektif, yaitu Pemerintahan dan Perekonomian. Kegiatan ini merupakan tahapan krusial dalam menyaring dan menetapkan skala prioritas usulan masyarakat yang akan dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
Kegiatan Sidang Kelompok Bidang Pemerintahan dipimpin langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Kepulauan Seribu, Purnomo, sedangkan Sidang Kelompok Bidang Perekonomian dipimpin oleh Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan (Asminekbang), Endro Mukti Wibowo.
Kedua sidang tersebut dihadiri oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan kecamatan, kelurahan, hingga Dewan Kabupaten. Keterlibatan lintas sektor ini bertujuan untuk memastikan setiap usulan warga sinkron dengan program strategis Pemerintah Daerah.
Kepala Subanppeda Kepulauan Seribu, Achmad Ichsan Tasik menjelaskan, Musrenbang tingkat Kabupaten tahun ini telah menghimpun total 118 usulan masyarakat. Dari jumlah tersebut, tim perencana telah melakukan verifikasi ketat berdasarkan urgensi dan ketersediaan anggaran.
“Kami hari ini melaksanakan sidang kelompok di tiap bidang dengan melibatkan SKPD dan UKPD terkait. Tujuannya adalah membedah satu per satu usulan yang masuk agar tepat sasaran,” ujar Ichsan.
Ichsan menjelaskan, dari total 118 usulan yang diterima, terdapat 31 usulan yang akan diakomodir pada tahun anggaran 2026. Ada juga 63 usulan masuk dalam Rencana Kerja (Renja) PD/UKPD untuk tahun 2027. Sedangkan 24 usulan dinyatakan belum dapat diakomodir karena berbagai faktor teknis maupun kesesuaian kewenangan.
"Kegiatan sidang kelompok ini diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan program yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan penguatan ekonomi lokal di Kepulauan Seribu. Hasil dari sidang kelompok ini akan menjadi dasar kuat bagi kami dalam menyusun postur pembangunan Kepulauan Seribu yang lebih sejahtera dan mandiri di masa depan,” pungkas Ichsan.