Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan bersama Karang Taruna Kepulauan Seribu akan menggelar kegiatan budaya bertajuk Festival Tidung Berlebaran di kawasan Jembatan Cinta, Pulau Tidung.
Kegiatan yang berlangsung pada 11 April bertujuan menjaga warisan budaya lokal agar tidak tergerus perkembangan zaman.
Camat Kepulauan Seribu Selatan, Muhammad Nur mengatakan, kegiatan ini halal bihalal setelah Lebaran dan menampilkan makanan khas pulau, sekaligus mempererat kebersamaan serta memperkenalkan potensi budaya dan pariwisata setempat.
"Festival ini terbuka untuk umum dan menghadirkan berbagai jenis makanan, yang akan ditampilkan secara gratis dan ada door prize juga," ujarnya, Jumat (10/04/2026).
Nur menjelaskan, kegiatan tersebut melibatkan Karang Taruna dan didukung berbagai instansi dan elemen masyarakat, mulai dari Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, sekolah, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), RT/RW, serta elemen masyarakat lainnya.
"Nantinya akan ada berbagai macam acara menarik, mulai dari arak-arakan, 28 jenis makanan khas Pulau Tidung yang diiringi musik Ketimpring menyerupai prosesi pengantin, hingga penampilan Qasidah, Hadrah, Lenong Betawi, serta kesenian tradisional lainnya," tuturnya.
Nur mengaku, kegiatan juga akan diisi dengan aksi bersih-bersih di kawasan Jembatan Cinta yang melibatkan sekitar 300 peserta, layanan pemeriksaan kesehatan gratis oleh Puskesmas dengan target 500 orang, serta hiburan rakyat.
"Kami mengajak seluruh masyarakat serta wisatawan untuk datang dan meramaikan Festival Tidung Berlebaran. Kegiatan ini juga sebagai ajang silaturahmi warga dengan para tokoh agama, tokoh masyarakat dan aparat Pemerintah, sehingga terjalin hubungan yang harmonis dan menjaga kebersamaan dan kekompakan di wilayah warga Pulau Tidung," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Kepulauan Seribu, Rojiun Hamid menambahkan, festival ini bukan sekadar perayaan, melainkan juga momentum untuk memperkuat silaturahmi serta memperkenalkan budaya pesisir dan pariwisata Kepulauan Seribu secara lebih luas.
"Melalui festival ini, kami ingin meningkatkan promosi wisata sekaligus menarik lebih banyak wisatawan datang ke Pulau Tidung," ungkapnya.
Rojiun berharap, festival ini dapat menjadi agenda tahunan dalam merayakan Lebaran tidak hanya di Pulau Tidung, tetapi juga di pulau-pulau lain di Kepulauan Seribu.
"Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan berkembang serta mendapat dukungan masyarakat agar berjalan sukses dan memberikan manfaat bagi semua pihak," tandasnya.