Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (DKPKP) menggelar Festival Bahari Jakarta (FBJ) di Pulau Tidung.

Kegiatan yang dihelatkan sejak 20-22 September ini merupakan wujud sejuta langkah ke depan yang akan digerakkan sebagai bentuk komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam melakukan konservasi dan rehabilitasi ekosistem laut.

Dimana ada berbagai rangkaian acara yang dihelatkan seperti penanaman 1.000.000 bibit mangrove, 1.500.000 bibit karang, dan 2.400.000 benih ikan yang akan didistribusikan dan dilepaskan ke laut sebagai bentuk restocking ikan. Ada juga aktivitas exposure hasil konservasi alam laut yang dikemas dengan berbagai kegiatan, yaitu kompetisi foto underwater, kompetisi foto budaya pesisir, menikmati open water swimming dengan berkompetisi renang sepanjang 700 meter, dan kompetisi perahu hias.

“Kita melakukan aksi bersih sampah dan juga menanam mangrove, penanaman terumbu karang dan juga melepas ikan, serta kegiatan hiburan dan berbagai lomba. Semoga ini merupakan awal bagi kita untuk lebih memerhatikan lingkungan, karena ini juga sebagian dari tugas pokok kami di pusat budi daya dan konservasi laut di Kepulauan Seribu,” ucap Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta, Darjamuni, Minggu (22/09/2019).

Perhelatan ini juga bercita-cita meninggalkan warisan berupa kelestarian lingkungan yang berkelanjutan, budaya masyarakat yang ramah lingkungan, dan budaya masyarakat yang sadar wisata. Konsep 'Love Our Ocean' mengkampanyekan gerakan dengan jargon ASIK (Anti Sampah Plastik), yakni Generasi ASIK Goes to Pulau Seribu.

Terihat penutupan Festival Bahari 2019 dihadiri secara langsung Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, didampingi, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah, Kepala Dinas KPKP, Darjamuni, Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad dan jajaran ASN Pemkab Kepulauan Seribu.