Sebanyak 30 warga Kepulauan Seribu mengikuti pelatihan Managemen Tanggap Darurat Bencana (MTDB) yang dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) Kepulauan Seribu.

Menurut Ketua PMI Kepulauan Seribu, Nasri Sabara mengatakan, pelatihan ini juga ditujukan untuk mencari kader penanggulangan bencana.

“Kegiatan ini dilakukan sejak 4-6 Oktober di Pulau Pramuka dan ditutup di Pulau Karya, para peserta mendapatkan teori dan praktek teknik penanggulangan bencana. Selain itu kita kukuhkan juga para peserta sebagai kader yang siap membantu dan menjadi relawan kemanusiaan saat terjadi bencana di wilayahnya," ujar Nasri, Minggu (06/10/2019).

Tercatat para peserta dibekali beberapa penanganan dasar bantuan medis dan cepat tanggap bencana, seperti penangangan secara dini, bantuan penyelamatan, pembangunan tenda, dan menyiapkan dapur umum serta pengetahuan lainnya yang biasa dilakukan PMI dalam membantu korban saat terjadi bencana alam dan kebakaran.

Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Kepulauan Seribu, Purnomo mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu mengapresiasi kegiatan yang dilakukan PMI Kepulauan Seribu.

"Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan dan kapasitas warga dalam kebencanaan, semoga warga lebih tanggap bencana," pungkasnya.