Kehadiran Pusat perkulakan (JakGrosir) di Pulau Tidung Kecil, Kepulauan Seribu Selatan kini semakin dipermudah bagi masyarakat, salah satunya dengan kehadiran fasilitas electronic data capture (EDC).

Fasilitas yang disediakan Bank DKI tersebut diberikan untuk mempermudah proses pembayaran JakGrosir yang dilakukan masyarakat Kepulauan Seribu, sebagai solusi pembayaran non tunai menggunakan kartu ATM.

Menurut Lurah Pulau Tidung, Cecep Suryadi mengaku, kehadiran EDC yang dihadirkan Bank DKI diyakini dapat memberikan kemudahan masyarakat dan mendukung program Digital Island di Pulau Tidung.

“Tentunya fasilitas ini memudahkan para warga untuk bertransaksi tanpa menggunakan uang tunai serta bertransaksi menjadi lebih aman, tidak khawatir kehilangan uang tunai, serta riwayat transaksi bisa dilihat di aplikasi JakOne,” tutur Cecep, Rabu (09/10/2019).

Cecep juga berharap, kedepan program Digital Island juga di imbangi dengan adanya pembukaan kantor Kas Bank DKI di wilayah Pulau Tidung, karena banyak warga yang ingin menabung uangnya.

Seperti diketahui, fasilitas EDC tersebut dilakukan pihak Bank DKI demi mewujudkan program Digital Island dan membudayakan cashless transaction masyarakat Kepulauan Seribu.

"Dengan menggunakan sistem pembayaran non tunai ini, pemegang kartu KJP Bank DKI, Lansia, Kartu Pekerja, petugas PHL dan PPSU, dapat menikmati barang kebutuhan pokok dengan harga lebih murah," ujar Direktur Kredit UKM dan Usaha Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi.

Babay Parid Wazdi menambahkan, untuk mewujudkan program Digital Island ini, pihaknya sudah menyediakan 86 mesin EDC di delapan pulau, 300 merchant JakOne Mobile, 12 agen Laku Pandai serta 11 mesin ATM di tujuh pulau.

“Untuk mendukung dan memudahkan transaksi keuangan para pedagang Perumda Pasar Jaya di JakGrosir dan Mini DC, kami menyediakan produk Tabungan Monas Bisnis Perkulakan. Para pedagang juga memiliki kemudahan untuk mendapatkan pinjaman dari Bank DKI untuk modal usaha," tambahnya.