Sebanyak 42 siswa tingkat SMA di Pulau Pramuka mengikuti pelatihan penyelamatan korban di air (water rescue), yang dihelatkan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.
Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Satriadi Gunawan mengatakan, pelatihan water rescue ini bertujuan untuk mencegah kecelakaan air di kalangan siswa.
"Siswa yang juga anggota Pramuka ini kita giring ke tepi pantai. Mereka mempraktekkan secara langsung bagaimana cara penyelamatan korban, khususnya saat di laut dan bencana banjir datang," ujar Satriadi, Selasa (15/10/2019).
Tercatat para peserta mendapat pelatihan berupa renang untuk penyelamatan, latihan menyelaman, hingga cara evakuasi korban pada medan banjir yang disimulasikan oleh instruktur.
Sementara itu, Ayu Astuti (16) siswa SMA Negeri 69 Pulau Pramuka yang merupakan salah satu peserta pelatihan mengaku, melalui pelatihan ini dirinya mendapat pengetahuan yang lebih baik tentang penyelamatan.
"Dengan latihan ini, saya diajari teknik berenang yang baik, paling tidak saya punya dasar, jadi tidak panik ketika ada bencana banjir," tandasnya.