Puluhan petugas gabungan berhasil mengevakuasi korban kapal milik nelayan yang terbalik di perairan Pulau Pari, Senin (04/11/2019).

Menurut Kepala Sektor 8 Kepulauan Seribu, Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Eko Mahendro mengaku, proses evakuasi dilakukan petugas gabungan usai menerima laporan warga.

"Proses evakuasi sudah berhasil dilakukan, dan kapal untuk sementara ditarik menggunakan tambang untuk dibawa ke Karang Ombong Timur, Pulau Pari, agar tidak mengganggu jalur pelayaran," ujar Eko.

Eko menjelaskan, hingga kini belum diketahui penyebab terbaliknya kapal nelayan, namun diperkirakan karena adanya kebocoran pada badan kapal.

“Rencananya bangkai kapal akan ditimbulkan menggunakan jerigen agar muncul ke permukaan air dan memudahkan penarikan ke pinggir pantai. Pada peristiwa ini juga tidak ada korban, pemilik dan awak kapal selamat," tandasnya.

Tercatat petugas gabungan yang melakukan evakuasi terdiri dari, Sudin Gulkarmat, Satpol PP, Sudin Perbuhubungan dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kepulauan Seribu.