Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu dalam waktu dekat akan segera merampungkan kehadiran SPBU Apung.

Pembahasan SPBU apung ini sendiri sudah dilakukan  pihak Pemkab Kepulauan Seribu bersama UKPD terkait, Taman Nasional Kepulauan Seribu serta pihak Pertamina yang diwakili PT Alinda Nusantara di Gedung Mitra Praja, Jakarta, Selasa (03/12/2019).

Tercatat dalam pertemuan tersebut membahas terkait proses SOP pelayaran hingga keamanan titik bersandar yang ditetapkan untuk SPBU apung.

“Saya ingin semua pihak mendukung, karena ini kebutuhan masyarakat, sehingga memberikan kemudahan mendapatkan SPBU apung. Jadi perlu ada percepatan, mulai dari kesiapan dokumen bagi unit terkait untuk proses perizinan SPBU apung, hingga realisasi dilapangan,” tegas wakil Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi usai rapat.

Junaedi pun meminta agar ada sinkronisasi regulasi, khususnya terkait lokasi SPBU apung yang akan dipusatkan di Pulau Karya.

“Kita targetkan awal Tahun 2020 semua sudah rampung dan bisa dirasakan masyarakat di Kepulauan Seribu, karena Pemkab Kepulauan Seribu sangat serius ingin mewujudkan hal ini,” tambahnya.