Sebanyak 4 kg sayuran sawi yang ditanam dengan sistem hidroponik berhasil dipanen pengelola RPTRA Tanjong Timur Pulau Panggang, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.

Menurut Lurah Pulau Panggang, Pepen Kuswandi mengatakan, hingga saat ini RPTRA Tanjong Timor sudah lima kali panen sawi dengan menggunakan media hidroponik. 

"Sudah 5 kali panen, ini merupakan salah satu dari program kegiatan RPTRA," ujar Pepen, Sabtu (07/12/2019).

Pepen menilai, giat ini merupakan hasil kerjasama dengan semua pihak, baik masyarakat maupun pemerintah, mulai dari proses kehadiran bibit, penanaman sampai dengan proses panen.

"Sayuran yang dihasilkan tergolong sayuran yang segar dan banyak diminati masyarakat, karena lebih bersih, lebih cepat penen dan memiliki kualitas yang lebih bagus," ucap Pepen.

Sementara itu, salah seorang petugas Pengelola RPTRA Tanjong Timor, Fitri mengatakan, hasil panen sayuran tersebut dikonsumsi untuk kebutuhan sendiri dan tidak diperjualbelikan.

"Sayuran yang sudah panen dikonsumsi untuk kebutuhan sendiri. Tidak hanya sawi, terong dan cabai juga kita panen. Pengembangan tanaman hidroponik ini akan terus dilakukan untuk edukasi masyarakat," tandasnya.