Perhelatan Kesenian Betawi yang diselenggarakan Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) DKI Jakarta bersama Forum Mahasiswa Kepulauan Seribu (FMKS) mendapat sambutan positif oleh warga Pulau Tidung.
Kegiatan yang diselenggarakan di Lapangan Sepak Bola, Pulau Tidung, Sabtu (14/12/2019) malam, dihadiri ratusan warga Pulau Tidung yang ingin menyaksikan secara langsung.
Menurut Dwiki (25), salah seorang warga mengatakan, dirinya sangat terhibur adanya pertunjukan kesenian betawi, mengingat jarang ada perhelatan seperti lenong yang menghibur warga.
"Sangat terhibur, apalagi Kepulauan Seribu ini kan sebagian besar masyarakatnya berasal dari betawi juga," ujar Dwiki, Minggu (15/12/2019).
Hal senada dikatakan Ghozali (39), dirinya mengaku, pertunjukan kesenian betawi harus sering diadakan di Kepulauan Seribu, untuk menjaga warisan budaya betawi, serta meningkatkan kecintaan warga terhadap budaya betawi.
"Harus sering didakan kegiatan seperti ini, karena masyarakat butuh hiburan yang memang dapat mengangkat dan melestarikan budaya betawi," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum LKB DKI Jakarta, Beki Mardani mengatakan, pihaknya tidak menyangka sambutan masyarakat Pulau Tidung begitu meriah, yang datang sejak sore untuk menyaksikan pertunjukan kesenian betawi yang menampilkan gambus Arrumia, Empo Tonah dan juga tarian dari pelajar Pulau Tidung.
"Tahun depan acara seperti ini akan sering kita adakan di Kepulauan Seribu," pungkasnya.
Sementara itu, Lurah Pulau Tidung, Cecep Suryadi mengatakan, pihaknya sangat mendukung pergelaran budaya betawi, karena Kepulauan Seribu masih bagian dari DKI Jakarta.
"Warga sangat antusias menyambut pergelaran budaya betawi. Semoga kegiatan seperti ini terus diadakan secara berkelanjutan dan berkolabirasi dengan Pemkab Kepulauan Seribu dan Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Seribu," pungkasnya.