Kabupaten Kepulauan Seribu menggelar rapat Pemetaan dan Analisa Situasi Program Stunting di Hotel Swiss Bell, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (27/07/2022).
Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan mengatakan, tujuan analisa situasi stunting ini adalah untuk proses mengindentifikasi sebaran prevalensi sunting dalam wilayah kabupaten/kota, situasi ketersediaan program dan parktik managemen layanan.
"Analisis situasi dilakukan untuk memahami pemasalahan dalam integrasi intervensi gizi spesifik dan sensitif, pada sasaran rumah tangga 1.000 Hari Pertama Kehidupan," tutur Fadjar.
Fadjar menjelaskan, hasil analisis situasi merupakan dasar perumusan rekomendasi kegiatan, yang harus dilakukan untuk meningkatkan integrasi intervensi gizi bagi rumah tangga 1.000 Hari Pertama Kehidupan.
"Analisis situasi stunting ini diharapkan dapat memberikan informasi untuk membuat keputusan strategis dalam menyusun rencana dan program-program dalam upaya pencegahan dan penurunan angka stunting di Kepulauan Seribu," ujarnya.
Fadjar berharap, UKPD-UKPD di Kepulauan Seribu dibawah Suku Badan Perencanaan Pembangunan Kabupaten (Subanppekab) Kepulauan Seribu sebagai koordinator, bekerja sama untuk mengumpulkan data-data cakupan program terkait stunting seperti kesehatan ibu dan anak (KIA), program perbaikan gizi masyarakat, program air minum dan sanitasi, pendidikan anak usia dini (PAUD), perlindungan sosial dan lain-lain yang pendanaannya dapat bersumber dari APBN, APBD Provinsi, APBD Kabupaten/Kota tersmasuk Dana Alokasi Khusus (DAK) sampai tingkat kelurahan.