Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meresmikan secara langsung Pesantren Tahfidz Difabel BAZNAS (BAZIS) di Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu (27/08/2022).

Terlihat dalam peresmian tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan didampingi oleh Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Bapak Marullah Matali, Pengurus BAZNAS BAZIS Provinsi DKI Jakarta dan dihadiri tamu undangan lainnya dari lima wilayah Kota Administrasi dan Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan.

"Terima kasih, ini adalah kolaborasi yang sangat baik antara Baznas-Bazis dengan Dinas Sosial DKI Jakarta. Ini merupakan Pondok Pesantren Tahfiz Disabilitas yang kedua yang ada di Indonesia," kata Anies.

Menurut Anies, pembangunan pesantren disabilitas ini murni untuk aspek kemanusiaan yang diperuntukkan bagi warga Jakarta, penyandang disabilitas, terutama tuna rungu. Pihaknya akan menyiapkan program khusus untuk pengajar bahasa isyarat dalam membaca Al-Quran.

"Ada 4 kelompok yang harus diperhatikan oleh kita, yaitu ibu hamil, anak-anak, para lansia dan penyandang disabelitas. Oleh karena itu berdirinya Pesantren ini merupakan bukti bahwa kita peduli dan mewadahi  penyandang disabelitas yang ingin belajar tahfiz Alqur'an," ucap Anies.

Seperti diketahui, pesantren Tahfidz Difabel BAZNAS (BAZIS) ditujukan untuk para tuna rungu di DKI Jakarta, dalam rangka mewujudkan Jakarta yang Ramah akan disabilitas.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberikan nama pesantren tersebut dengan nama pesantren Difabel KH. A. Luthfi Fathullah.

Nama tersebut diberikan untuk mengenang dedikasi Ketua Baznas (Bazis) DKI yang pertama, yaitu KH. A. Luthfi Fathullah, yang meninggal pada tahun lalu akibat Covid-19.