Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Dinas PRKP) Provinsi DKI Jakarta melakukan sosialisasi kajian pembangunan rumah susun, di Kelurahan Pulau Pulau Panggang dan Kelurahan Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara.
Kepala Bidang Perumahan, DPRKP DKI Jakarta, Suharyati mengatakan, sosialisasi ini tindaklanjut kegiatan tahun lalu ada pekerjaan Community Action Plan (CAP), yang dilakukan Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kepulauan Seribu dimana ada usulan dari masyarakat rencana pembangunan rumah susun.
"Tahun ini kita lakukan kajian di Pulau Panggang dan Pulau Kelapa terkait lokasi mana yang memang layak untuk dibangun rumah susun," ujar Suharyati, Kamis (01/09/2022).
Suharyati menambahkan, dua pulau tersebut merupakan pulau yang kepadatan penduduknya banyak. Jadi memang diprioritaskan di dua pulau ini untuk pembangunan rumah susun.
"Dari hasil kajian ada dua pulau yang memang layak dibangun rumah susun diantaranya Pulau Heksagon di Pulau Panggang dan Pulau Panjang di Pulau Kelapa," ujarnya.
Suharyati menambahkan, rumah susun ini nantinya dibangun empat lantai dengan kafasitas 216 unit kamar. Tahun depan dilakukan perencanaan atau Detail Engineering Design (DED) sementara untuk pembangunanya sendiri dilakukan tahun 2024.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang) Kepulauan Seribu, Iwan Samosir mengatakan, pembangunan rumah susun ini sangat diharapkan warga dan bisa mengatasi pemukiman padat penduduk di dua pulau.
"Harapan kita pembangunan rumah susun ini bisa terwujud dan hasilnya dapat bermanfaat untuk warga Panggang dan Pulau Kelapa," pungkasnya.