Suku Badan Pengelola Aset Daerah (Suban PAD) Kepulauan Seribu melakukan pelaksanaan Monitoring Aset fasilitas sosial (Fasos) dan fasilitas umum (Fasum) Kerjasama dan Sensus Pengelola, di wilayah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu.
Kepala Suban PAD Kepulauan Seribu, Nurjannah mengatakan, kegiatan pelaksanaan monitoring dilakukan selama dua hari, dimana hari pertama dilakukan di wilayah Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.
"Lokasi pertama tujuan di Pulau Patondan Barat, Kelurahan Pulau Kelapa, kita melakukan sensus pengelola dengan obyek tanah aset fasos dan fasum," tuturnya, Selasa (13/09/2022).
Lebih lanjut Nurjannah menyampaikan, kemudian di Pulau Harapan, Pulau Kelapa Dua, Pulau Kelapa, Pulau Pramuka, Pulau Panggang pihaknya monitoring pemanfaatan aset kerjasama. Sedangkan untuk di Pulau Karya pihaknya melakukan sensus pengelola dengan obyek kantor KPU dan Bawaslu.
"Pemanfaatan aset kerjasama di antaranya, ATM dan kantor operasional Bank DKI, serta Gerai Pangan," ujarnya.
Nurjannah menambahkan, pada hari kedua pihaknya akan melanjutkan ke wilayah Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan dengan lokasi tujuan yaitu Pulau Tidung Besar, Pulau Lancang, Pulau Untung Jawa dan Pulau Bidadari.
"Target Gerai Pangan, ATM Bank DKI, BNI, PLTS dan Tanah. Jadi, perlunya menjaga aset dengan update data untuk kelangsungan Kepulauan Seribu melalui inventarisasi," tutupnya.